<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Membuka Cakrawala Politik &#38; Cinta Perdamaian</title>
	<atom:link href="http://www.harianto.web.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.harianto.web.id</link>
	<description>Dalam Perspektif Eddy Harianto.SE</description>
	<lastBuildDate>Mon, 01 Mar 2010 12:38:33 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Aksi Cecop Dan Lo&#8217;i La&#8217;it</title>
		<link>http://www.harianto.web.id/2010/03/01/aksi-cecop-dan-loi-lait/</link>
		<comments>http://www.harianto.web.id/2010/03/01/aksi-cecop-dan-loi-lait/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Mar 2010 11:25:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mj</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sosial Politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.harianto.web.id/?p=38</guid>
		<description><![CDATA[Petikan Milis Lolek berikut ini: &#8220;Apa yang terjadi sekarang di Mabar? jawabannya : adalah persiapan pilbup yang sebentar lagi akan digelar. Rupanya cerita Cecop sana Cecop ini benar-benar bukan cerita bohongan. Cecop di sini dalam arti &#8216;memberikan uang berapapun jumlahnya, milyaranpun tak masalah&#8217;. Dari informasi yang tidak kami sebut sumbernya : bahwa FP sekarang amat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Petikan Milis Lolek berikut ini: <em>&#8220;Apa yang terjadi sekarang di Mabar? jawabannya : adalah persiapan pilbup yang sebentar lagi akan digelar. Rupanya cerita Cecop sana Cecop ini benar-benar bukan cerita bohongan. Cecop di sini dalam arti &#8216;memberikan uang berapapun jumlahnya, milyaranpun tak masalah&#8217;. Dari informasi yang tidak kami sebut sumbernya : bahwa FP sekarang amat sangat terganggu dengan proses tambang yang sedang berproses di kepolisian. Beberapa partai yang dimintai dukungan oleh FP mensyaratkan bahwa dukungan diberikan asalkan &#8217;stop tambang&#8217;. Menurut info itu, ae.. hi FP hoo setuju mau stopkan tambang ( Batu Gosok, dll) , asalkan partai itu mendukungnya menjadi Bupati lagi. Ole&#8230;Ini artinya FP mulai unjuk loba kekuasaan ! Ole Krg FP, asi kaut ge ta.. akan lebih terhormat kraeng berhenti daripada menuai terus masalah baru e ! Poka ma&#8217;a ta!<br />
Jhon Kadis &#8211;  Bali&#8221;. <strong>Milleser: </strong></em><strong>Jhon Kadis</strong></p>
<p><strong><br />
</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.harianto.web.id/2010/03/01/aksi-cecop-dan-loi-lait/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>King Kobra Ikut &#8220;Sidang&#8221; Parlemen</title>
		<link>http://www.harianto.web.id/2010/02/27/king-kobra-ikut-sidang-parlemen/</link>
		<comments>http://www.harianto.web.id/2010/02/27/king-kobra-ikut-sidang-parlemen/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Feb 2010 09:40:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mj</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sosial Politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.harianto.web.id/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[Anggota parlemen di Negara Bagian Orisa, India, sontak berdiri di tengah sidang. Mereka berdiri bukan karena kagum akan pemaparan dalam sidang, bukan pula karena bangga hati akan pencapaian-pencapaian mereka.
Mereka berdiri lantaran di sela-sela kaki mereka kemungkinan meliuk-liuk seekor ular king kobra.  Kegiatan di gedung parlemen yang biasanya supersibuk itu pun terhenti beberapa jam karena masuknya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" title="kobra" src="../wp-content/uploads/2010/02/kobra-150x150.jpg" alt="kobra" width="150" height="150" />Anggota parlemen di Negara Bagian Orisa, India, sontak berdiri di tengah sidang. Mereka berdiri bukan karena kagum akan pemaparan dalam sidang, bukan pula karena bangga hati akan pencapaian-pencapaian mereka.</p>
<p>Mereka berdiri lantaran di sela-sela kaki mereka kemungkinan meliuk-liuk seekor ular king kobra.  Kegiatan di gedung parlemen yang biasanya supersibuk itu pun terhenti beberapa jam karena masuknya penyusup tak diundang tersebut.<br />
<span id="more-21"></span><br />
Ketua parlemen di Bhubaneswar, ibu kota Orisa, segera meminta bantuan tim keamanan, petugas pengendali hewan liar. Tidak ketinggalan, seorang pawang ular dikerahkan untuk mencari kobra tersebut. Sayangnya, mereka tidak berhasil menemukan ular itu.</p>
<p>Setelah beberapa jam mencari dengan teliti ke sudut-sudut gedung, akhirnya seekor anjing pelacak berhasil menemukan ular itu. Ular-ular berkeliaran ke gedung-gedung karena pembangunan membuat reptil itu terdesak dari habitatnya sehingga hewan itu juga merasa perlu mencari keteduhan di dalam gedung parlemen.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.harianto.web.id/2010/02/27/king-kobra-ikut-sidang-parlemen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PUASA BELANJA</title>
		<link>http://www.harianto.web.id/2009/07/20/puasa-belanja/</link>
		<comments>http://www.harianto.web.id/2009/07/20/puasa-belanja/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Jul 2009 21:25:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mj</dc:creator>
				<category><![CDATA[Clotehan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.harianto.web.id/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[The Compact, sekelompok aktivis  lingkungan Amerika, bertekad untuk puasa belanja selama setahun. Tidak membeli  barang baru apa pun kecuali kebutuhan pokok. Hasilnya? Mereka belajar banyak.  Seorang remaja berkata, &#8220;Banyak barang yang tadinya sangat kuinginkan, ternyata  tidak kubutuhkan.&#8221; Seorang ibu menutup kartu kreditnya. Seorang bapak mengaku  bisa lebih menghargai barang. Jika [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>The Compact, sekelompok aktivis  lingkungan Amerika, bertekad untuk puasa belanja selama setahun. Tidak membeli  barang baru apa pun kecuali kebutuhan pokok. Hasilnya? Mereka belajar banyak.  Seorang remaja berkata, &#8220;Banyak barang yang tadinya sangat kuinginkan, ternyata  tidak kubutuhkan.&#8221; Seorang ibu menutup kartu kreditnya. Seorang bapak mengaku  bisa lebih menghargai barang. Jika rusak, ia berusaha memperbaikinya dulu, tidak  langsung membeli yang baru. Mereka menyimpulkan, perilaku konsumtif membuat kita  berbelanja lebih dari yang kita butuhkan.<br />
<span id="more-17"></span><br />
Waspadailah jebakan perilaku  konsumtif. Iklan dan promosi terus meyakinkan kita bahwa hidup belumlah lengkap  sebelum membeli produk mereka. Kita dipacu untuk menginginkan dan memperoleh  semuanya. Jika dituruti terus, segala cara akan kita tempuh. Mulai dari menumpuk  utang sampai bertengkar demi mendapat lebih banyak uang belanja. Doa pun bisa  dipakai untuk memaksa Tuhan memenuhi daftar belanja. Ini dinamakan  &#8220;persahabatan dengan dunia&#8221;. Saat hawa nafsu dibiarkan berkuasa,  kita akan iri pada mereka yang punya lebih. Doa pun jadi  terkontaminasi dengan permintaan duniawi.</p>
<p>Apakah Anda  selalu merasa apa yang Anda miliki kurang? Apakah Anda resah jika belum memiliki  benda yang banyak orang telah memilikinya? Apakah belanja Anda tak seimbang  dengan penghasilan? Apakah doa Anda didominasi permintaan materi? Jika jawabnya  &#8220;ya&#8221;, Anda tengah berada dalam jerat perilaku konsumtif. Bebaskan diri segera.  Tak ada salahnya mencoba puasa belanja.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.harianto.web.id/2009/07/20/puasa-belanja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Desak Pemerintah Cabut Ijin Tambang di Mabar</title>
		<link>http://www.harianto.web.id/2009/07/18/desak-pemerintah-cabut-ijin-tambang-di-mabar/</link>
		<comments>http://www.harianto.web.id/2009/07/18/desak-pemerintah-cabut-ijin-tambang-di-mabar/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Jul 2009 09:38:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mj</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sosial Politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.harianto.web.id/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[Aksi demonstrasi yang lakukan oleh berbagai element (40 element) menolak rencana pemerintah Manggarai Barat yang memprioritaskan investasi tambang untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.  Secara peribadi saya juga menolak dengan kehadiran tambang di Manggarai barat. Karena masih ada sektor lain yang masih di jamah dalam rangka mendongkrak perekonomian di Manggarai barat. Sektor pertanian misalnya masih terlalu besar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Aksi demonstrasi yang lakukan oleh berbagai element (40 element) menolak rencana pemerintah Manggarai Barat yang memprioritaskan investasi tambang untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.  Secara peribadi saya juga menolak dengan kehadiran tambang di Manggarai barat. Karena masih ada sektor lain yang masih di jamah dalam rangka mendongkrak perekonomian di Manggarai barat. Sektor pertanian misalnya masih terlalu besar mendongkrak perekonomian di Manggarai Barat. Persoalannya adalah skill kita dalam memanage potensi yang ada.</p>
<p><span id="more-12"></span>Ada beberapa alasan saya mendukung penolakan kehadiran tambangan di Labuan Bajo, Manggarai barat:</p>
<ol>
<li>Kehadiran tambang itu tidak menyedot tenaga kerja lokal atau pengangguran di Manggarai Barat, yang mendapat keuntungan adalah orang &#8211; orang dari luar, masyarakat lokal hanya gigit jari melihat tenaga kerja dari luar yang megerjakannya. Masyarakat lokal hanya merasakan sampah tambang yang merusak ekosistem yang ada di sekitar habitat komodo.</li>
<li>Keuntungan yang diperoleh dari hasil tambang itu akan di sedot ke pusat, cuma beberapa peser untuk meningkatkan Pendapat Asli Daerah (PAD). Bukan sesuatu yang tidak mungkin.</li>
<li>Tambang itu rentangan waktu tidak terlalu lama namun kerusakan ekosistem akhibat limbah tambah terhambur di mana-mana sekitar kawasan pariwisata Komodo.</li>
<li>Kehadiran tambang akan merusak sektor pariwisata yang ada, sementara sekarang lonjakan wisatawan akhir-akhir ini ke Komodo meningkat derastis.</li>
<li>Kehadiran tambang di Manggarai Barat hanya menguntungkan oknum tertentu, bukan untuk meningkatkan kesejahteraan penduduk Manggarai Barat.</li>
</ol>
<p><strong>Kembangkan Sektor Pariwisata</strong></p>
<p>Keunikan binatang langka Varanus Komodo akan mendongkrak citra pariwisata di NTT secara umum dan Manggarai Barat secara khususnya.Meningkatnya lonjakan wisatawan mancanegara dan domestik ke Manggarai Barat akan berpengaruh terhadap:</p>
<ol>
<li>Investor interest untuk melakukan investasi ke Labuan Bajo dan sekitarnya seperti investasi untuk mendirikan Hotel, Restaurant, Bar dan lain-lain</li>
<li>Makin banyaknya investor ke Labuan Bajo maka peluang kerja bagi penduduk lokal makin besar dengan ansumsi skian persen karyawan yang ada di sebuah hotel, restauran, bar dan lain-lain adalah penduduk lokal. Ini adalah ketetapan dalam sebuah PERDA.</li>
<li>Makin banyaknya wisatawan ke Labuan Bajo maka peluang bagi penduduk lokal yang tidak kebagian di hotel atau restaurant maka mereka bisa menggunkan skillnya sebagi guide.</li>
<li>Makin banyaknya pendirian hotel atau restauran di Labuan Bajo mendorong para petani untuk menanam sayur, beternak dan lain -lain yang dibutuhkan di hotel dan restauran.</li>
</ol>
<p><strong>Perbandingan</strong></p>
<p>Kehadiran Tambang di Manggarai Barat hanya mersak eksistem dan kerusakan lingkungan lainnya termasuk merusak ekosistem pariwisata. Pertamabangn sifatnya sementara, keuntungan ke pemerintah pusat, daerah cuma ceperan, rakayt cuma menggigit jari. Sementara kalau kita mengemas pariwisata bisa menyerap tenaga kerja, sifat jangka panjang sampai anak-cucu, Tidak mersak lingkungan, perekonomian rakyat mulai meningkat.</p>
<p>Saya turut mendukung kebijakan para pendemo agar Pemerintah Cabut Ijin Tambang di Mabar</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.harianto.web.id/2009/07/18/desak-pemerintah-cabut-ijin-tambang-di-mabar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ledakan Bom &amp; Konspirasi Politik</title>
		<link>http://www.harianto.web.id/2009/07/18/ledakan-bom-konspirasi-politik/</link>
		<comments>http://www.harianto.web.id/2009/07/18/ledakan-bom-konspirasi-politik/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Jul 2009 06:48:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mj</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sosial Politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harianto.web.id/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Bombardir Bom meledak ketika hari pemungutan suara pada pilpres 8 Juli lalu dan berlanjut pada di hotel J.W.Marriot &#38; Ritz Carlton Mega Kuningan Jakkarta.
Ledakan bom yang baru terjadi, saya melihat sebagai konspirasi politik di tingkat elite dan menguji sejauh mana SBY mampu mengendalikan keamanan di Indonesia.
Saya sangat berharap kepada para elite untuk tidak menjadikan rakyat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bombardir Bom meledak ketika hari pemungutan suara pada pilpres 8 Juli lalu dan berlanjut pada di hotel J.W.Marriot &amp; Ritz Carlton Mega Kuningan Jakkarta.</p>
<p>Ledakan bom yang baru terjadi, saya melihat sebagai konspirasi politik di tingkat elite dan menguji sejauh mana SBY mampu mengendalikan keamanan di Indonesia.</p>
<p>Saya sangat berharap kepada para elite untuk tidak menjadikan rakyat sebagai obyek sasaran politik. Rakyat kecil tidak tau apa-apa dan tidak berdosa. Mari kita membangun bangsa ini dengan aman.<br />
<span id="more-5"></span><br />
Dalam diskusi Forum Kompas  Online ada yang merasa sewot dengan pernyataan SBY dan teman forum lainya seperti yang saya kutip beriut ini:<br />
&#8220;<strong>HoMiCiDe</strong> |<em> Inilah yang harus dilakukan para pemimpin kita..:<br />
Saatnya bersatu untuk membangun Indonesia yg sangat terpuruk saat ini.Q menyesal dengan kubu mega pro..<br />
Memperkeruh keadaan&#8230;kenapa harus seperti kebakaran jenggot karena SBY membeberkan hasil temuan intelejen?Bukankah aneh?<br />
SBY pun sebagai manusia biasa jg mempunyai perasaan terancam,sehingga mengeluarkan statement yang agak provokatif dan politis.tp kenapa harus ada kubu yang merasa tertuduh?Harusnya tidak perlu mengeluarkan kecaman!!Harusnya dukunganlah yang harus diberikan..bukan untuk SBY..tapi untuk indonesia..<br />
Pemimpin&#8221; kita ini sudah buta&#8230;<br />
Q menyesal..</em></p>
<p><strong>Tanggapan forumer lain:</strong><br />
&#8220;<strong>winona571</strong> |<em> Lho kok malah kubu Mega Pro yang disalahin? Yang memperkeruh keadaan ya yang ngaku &#8211; ngaku dijadiin sasaran tembak itu dong&#8230;.<br />
Kalau anda bilang SBY juga manusia biasa yang punya perasaan terancam, begitu pula dengan Mega dan Prabowo! mereka terancam kredibilitasnya gara &#8211; gara komentar presiden kesayangan anda itu!</em></p>
<p><strong>Tanggapan saya:</strong><br />
Setahu saya SBY membeberkan hasil temuan Badan Intelegen Negara (BIN), dimana hasil temuan itu ada sebuah pelatihan penembakan yang mengarah raut wajah SBY, ada juga temuan itu bahwa ada sebuah gerakan untuk mendudukan KPU saat pengumuman perhitungan suara pilpres, dan ada juga hasil temuan menggagalkan jika SBY terpilih dan dilantik.</p>
<p>Pantauan semalam saya di TvOne, ada perdebatan masalah ini antara andi malaraanggeng dengan Tim Sukses MegaPro terkait statemen SBY soal pernyataan hasil temuan BIN. Pertanyaan: jika kubu MegaPro tidak merasa terlibat dalam statemen yang di sampaikan SBY berdasar hasil temuan BIN, mengapa ada reaksi atau sewot ? Liat JK-WIN, adem Ayem. Rekasi dari MegaPro menurut tafsiran saya seolah-olah kubu MegaPro ikut bermain api atau terlibat sesuai hasil temuan ini dan ingin mencuci tangan dari hasil temua itu (jika ikut terlibat dan membuat skenario seperti hasil temuan BIN).</p>
<p>Hasil pantauan saya via TvOne juga, bahwa temuan yang di dapat oleh BIN adalah sebelum peristiwa ledakan BOM. Pertanyaannya: Mengapa SBY tidak langsung konfrensi pers atas temuan ini sehingga masyarakat tau dan lebih waspada ?</p>
<p>Apa kaitannya ledakan BOM dengan Citra Pemerintah di mata dunia ? Yang saya tangkap, ini sebuah gerakan atau upaya entah itu dari teroris atau dari kalangan elite politik untuk merusak citra bangsa Indonesia dan dalam hal ini SBY sebagai kepala negara dimana selang 3 hari kunjungan MU untuk berlaga dengan pemain all Star Indonesia. Apalagi akomodasi dari MU di Hotel yang terkena BOM (Ritz Carlton).</p>
<p>Patut disayang dan disesalkan. Kembali saya mengajak agar semua lapisan masyarakat, ke-3 Capres dan cawapres, Aparat terkait (PLRI, TNI dan BIN), Pemerintah dan rakyat untuk besatu untuk mencari siapa dalang ataupun otak dibalik semuanya ini dan apa motif dari semua ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.harianto.web.id/2009/07/18/ledakan-bom-konspirasi-politik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

