Bombardir Bom meledak ketika hari pemungutan suara pada pilpres 8 Juli lalu dan berlanjut pada di hotel J.W.Marriot & Ritz Carlton Mega Kuningan Jakkarta.
Ledakan bom yang baru terjadi, saya melihat sebagai konspirasi politik di tingkat elite dan menguji sejauh mana SBY mampu mengendalikan keamanan di Indonesia.
Saya sangat berharap kepada para elite untuk tidak menjadikan rakyat sebagai obyek sasaran politik. Rakyat kecil tidak tau apa-apa dan tidak berdosa. Mari kita membangun bangsa ini dengan aman.
Dalam diskusi Forum KompasĀ Online ada yang merasa sewot dengan pernyataan SBY dan teman forum lainya seperti yang saya kutip beriut ini:
“HoMiCiDe | Inilah yang harus dilakukan para pemimpin kita..:
Saatnya bersatu untuk membangun Indonesia yg sangat terpuruk saat ini.Q menyesal dengan kubu mega pro..
Memperkeruh keadaan…kenapa harus seperti kebakaran jenggot karena SBY membeberkan hasil temuan intelejen?Bukankah aneh?
SBY pun sebagai manusia biasa jg mempunyai perasaan terancam,sehingga mengeluarkan statement yang agak provokatif dan politis.tp kenapa harus ada kubu yang merasa tertuduh?Harusnya tidak perlu mengeluarkan kecaman!!Harusnya dukunganlah yang harus diberikan..bukan untuk SBY..tapi untuk indonesia..
Pemimpin” kita ini sudah buta…
Q menyesal..
Tanggapan forumer lain:
“winona571 | Lho kok malah kubu Mega Pro yang disalahin? Yang memperkeruh keadaan ya yang ngaku – ngaku dijadiin sasaran tembak itu dong….
Kalau anda bilang SBY juga manusia biasa yang punya perasaan terancam, begitu pula dengan Mega dan Prabowo! mereka terancam kredibilitasnya gara – gara komentar presiden kesayangan anda itu!
Tanggapan saya:
Setahu saya SBY membeberkan hasil temuan Badan Intelegen Negara (BIN), dimana hasil temuan itu ada sebuah pelatihan penembakan yang mengarah raut wajah SBY, ada juga temuan itu bahwa ada sebuah gerakan untuk mendudukan KPU saat pengumuman perhitungan suara pilpres, dan ada juga hasil temuan menggagalkan jika SBY terpilih dan dilantik.
Pantauan semalam saya di TvOne, ada perdebatan masalah ini antara andi malaraanggeng dengan Tim Sukses MegaPro terkait statemen SBY soal pernyataan hasil temuan BIN. Pertanyaan: jika kubu MegaPro tidak merasa terlibat dalam statemen yang di sampaikan SBY berdasar hasil temuan BIN, mengapa ada reaksi atau sewot ? Liat JK-WIN, adem Ayem. Rekasi dari MegaPro menurut tafsiran saya seolah-olah kubu MegaPro ikut bermain api atau terlibat sesuai hasil temuan ini dan ingin mencuci tangan dari hasil temua itu (jika ikut terlibat dan membuat skenario seperti hasil temuan BIN).
Hasil pantauan saya via TvOne juga, bahwa temuan yang di dapat oleh BIN adalah sebelum peristiwa ledakan BOM. Pertanyaannya: Mengapa SBY tidak langsung konfrensi pers atas temuan ini sehingga masyarakat tau dan lebih waspada ?
Apa kaitannya ledakan BOM dengan Citra Pemerintah di mata dunia ? Yang saya tangkap, ini sebuah gerakan atau upaya entah itu dari teroris atau dari kalangan elite politik untuk merusak citra bangsa Indonesia dan dalam hal ini SBY sebagai kepala negara dimana selang 3 hari kunjungan MU untuk berlaga dengan pemain all Star Indonesia. Apalagi akomodasi dari MU di Hotel yang terkena BOM (Ritz Carlton).
Patut disayang dan disesalkan. Kembali saya mengajak agar semua lapisan masyarakat, ke-3 Capres dan cawapres, Aparat terkait (PLRI, TNI dan BIN), Pemerintah dan rakyat untuk besatu untuk mencari siapa dalang ataupun otak dibalik semuanya ini dan apa motif dari semua ini.
Ledakan Bom & Konspirasi Politik
Bombardir Bom meledak ketika hari pemungutan suara pada pilpres 8 Juli lalu dan berlanjut pada di hotel J.W.Marriot & Ritz Carlton Mega Kuningan Jakkarta.
Ledakan bom yang baru terjadi, saya melihat sebagai konspirasi politik di tingkat elite dan menguji sejauh mana SBY mampu mengendalikan keamanan di Indonesia.
Saya sangat berharap kepada para elite untuk tidak menjadikan rakyat sebagai obyek sasaran politik. Rakyat kecil tidak tau apa-apa dan tidak berdosa. Mari kita membangun bangsa ini dengan aman.
Dalam diskusi Forum KompasĀ Online ada yang merasa sewot dengan pernyataan SBY dan teman forum lainya seperti yang saya kutip beriut ini:
“HoMiCiDe | Inilah yang harus dilakukan para pemimpin kita..:
Saatnya bersatu untuk membangun Indonesia yg sangat terpuruk saat ini.Q menyesal dengan kubu mega pro..
Memperkeruh keadaan…kenapa harus seperti kebakaran jenggot karena SBY membeberkan hasil temuan intelejen?Bukankah aneh?
SBY pun sebagai manusia biasa jg mempunyai perasaan terancam,sehingga mengeluarkan statement yang agak provokatif dan politis.tp kenapa harus ada kubu yang merasa tertuduh?Harusnya tidak perlu mengeluarkan kecaman!!Harusnya dukunganlah yang harus diberikan..bukan untuk SBY..tapi untuk indonesia..
Pemimpin” kita ini sudah buta…
Q menyesal..
Tanggapan forumer lain:
“winona571 | Lho kok malah kubu Mega Pro yang disalahin? Yang memperkeruh keadaan ya yang ngaku – ngaku dijadiin sasaran tembak itu dong….
Kalau anda bilang SBY juga manusia biasa yang punya perasaan terancam, begitu pula dengan Mega dan Prabowo! mereka terancam kredibilitasnya gara – gara komentar presiden kesayangan anda itu!
Tanggapan saya:
Setahu saya SBY membeberkan hasil temuan Badan Intelegen Negara (BIN), dimana hasil temuan itu ada sebuah pelatihan penembakan yang mengarah raut wajah SBY, ada juga temuan itu bahwa ada sebuah gerakan untuk mendudukan KPU saat pengumuman perhitungan suara pilpres, dan ada juga hasil temuan menggagalkan jika SBY terpilih dan dilantik.
Pantauan semalam saya di TvOne, ada perdebatan masalah ini antara andi malaraanggeng dengan Tim Sukses MegaPro terkait statemen SBY soal pernyataan hasil temuan BIN. Pertanyaan: jika kubu MegaPro tidak merasa terlibat dalam statemen yang di sampaikan SBY berdasar hasil temuan BIN, mengapa ada reaksi atau sewot ? Liat JK-WIN, adem Ayem. Rekasi dari MegaPro menurut tafsiran saya seolah-olah kubu MegaPro ikut bermain api atau terlibat sesuai hasil temuan ini dan ingin mencuci tangan dari hasil temua itu (jika ikut terlibat dan membuat skenario seperti hasil temuan BIN).
Hasil pantauan saya via TvOne juga, bahwa temuan yang di dapat oleh BIN adalah sebelum peristiwa ledakan BOM. Pertanyaannya: Mengapa SBY tidak langsung konfrensi pers atas temuan ini sehingga masyarakat tau dan lebih waspada ?
Apa kaitannya ledakan BOM dengan Citra Pemerintah di mata dunia ? Yang saya tangkap, ini sebuah gerakan atau upaya entah itu dari teroris atau dari kalangan elite politik untuk merusak citra bangsa Indonesia dan dalam hal ini SBY sebagai kepala negara dimana selang 3 hari kunjungan MU untuk berlaga dengan pemain all Star Indonesia. Apalagi akomodasi dari MU di Hotel yang terkena BOM (Ritz Carlton).
Patut disayang dan disesalkan. Kembali saya mengajak agar semua lapisan masyarakat, ke-3 Capres dan cawapres, Aparat terkait (PLRI, TNI dan BIN), Pemerintah dan rakyat untuk besatu untuk mencari siapa dalang ataupun otak dibalik semuanya ini dan apa motif dari semua ini.